Tulis
· 16 Oktober 2026

IHSG Turun 43% dari Puncaknya: MSCI Usulkan Standalone. Kenapa?

IHSG sudah turun sekitar 43% dari puncaknya pada Januari. Pada 16 Oktober 2026 bursa berhenti 30 menit setelah MSCI, penyusun indeks saham dunia, mengusulkan Indonesia turun ke kelas Standalone Market. Esai ini menguraikan apa yang diminta MSCI dan mengapa pasar bereaksi sekeras itu.

Ilustrasi marker: ponsel di tangan menampilkan surel dan jam digital, di sampingnya garis grafik oranye jatuh tajam yang terpotong dua batang jeda.

Mukaddimah

Jumat pagi, 16 Oktober 2026, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan selama tiga puluh menit. Penyebabnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), angka yang menggambarkan naik turunnya harga seluruh saham di bursa, jatuh 8% sesaat setelah bursa dibuka.

Pemicunya satu pengumuman dari MSCI. MSCI adalah perusahaan yang menyusun daftar saham acuan bagi dana investasi di seluruh dunia. Bayangkan MSCI sebagai penyusun daftar belanja: banyak dana investasi membeli saham persis seperti yang tertulis di daftar itu. MSCI mengusulkan Indonesia dipindahkan dari kelompok pasar berkembang (emerging market) ke kelompok yang disebut Standalone Market, yaitu pasar yang dikeluarkan dari daftar-daftar utamanya.1 Kelompok itu satu tingkat di bawah pasar perintis (frontier market), kelompok terendah yang masih masuk daftar.

Itu baru usulan. Keputusan akhirnya paling lambat 30 Juni 2027.1 Esai ini menjawab dua pertanyaan: apa sebenarnya yang diminta MSCI dari Indonesia, dan mengapa pasar saham yang sudah melemah sejak Januari bereaksi sekeras itu.

Pagi itu, sebuah surel dari perusahaan sekuritas masuk ke ponsel seorang teman saya di Uni Emirat Arab. Isinya aturan penghentian sementara perdagangan (trading halt). Kalau IHSG turun lebih dari 8%, perdagangan berhenti 30 menit. Kalau turun lagi sampai lebih dari 15%, berhenti 30 menit lagi. Kalau turun lebih dari 20%, perdagangan dihentikan sampai akhir sesi atau lebih lama, dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).2 Cara kerjanya mirip wasit yang menghentikan pertandingan sebentar: skor tidak berubah, pemain tetap di lapangan, dan semua orang diberi waktu untuk menenangkan diri.

Di paragraf terakhir surel itu ada satu kalimat kecil: pesanan jual atau beli yang belum menemukan pasangannya tetap tersimpan di sistem, dan masih bisa dibatalkan atau diubah.

Jadi selama setengah jam itu, orang yang sudah menekan tombol jual masih punya waktu untuk berubah pikiran. Perdagangan dibuka lagi pukul 09.28 WIB.3 Beberapa menit kemudian IHSG sempat turun lebih dari 11%, ke sekitar 5.200.4 Saat bursa tutup, IHSG berada di 5.185,11, turun 11,57% dalam sehari, dan sekitar 43% di bawah puncak tertingginya sepanjang masa, 9.174,47, yang dicapai baru sembilan bulan sebelumnya, pada 20 Januari 2026 (hitungan saya).45,47

Daftar Isi

I. Baru Usulan, Belum Keputusan

MSCI mengumumkan usulan itu pada Kamis, 15 Oktober, sekaligus membuka masa konsultasi, artinya MSCI meminta masukan dari para pelaku pasar. Masukan diterima sampai 30 April 2027, dan keputusan akhir paling lambat 30 Juni.1 MSCI akan menjalankan usulannya, kecuali selama masa itu ada bukti jelas bahwa cara pasar saham Indonesia diatur dan dijalankan sudah membaik secara nyata.1 BEI menegaskan bahwa ini belum keputusan akhir.5 Hari ini Indonesia masih berstatus pasar berkembang.

MSCI membagi pasar saham dunia ke dalam empat kelompok: pasar maju, pasar berkembang, pasar perintis, dan Standalone. Pasar Standalone tidak masuk daftar pasar berkembang maupun daftar pasar perintis. Ini penting karena banyak dana investasi, yang disebut dana pasif, membeli saham persis mengikuti daftar itu. Kalau sebuah negara dicoret dari daftar, dana seperti itu harus menjual sahamnya di negara tersebut, seperti pembeli yang hanya belanja sesuai daftar dan tidak lagi mampir ke toko yang namanya sudah dicoret.6

MSCI memakai kelompok Standalone untuk pasar yang sangat sulit dimasuki investor asing, terlalu kecil, atau sahamnya terlalu jarang diperjualbelikan. Contoh terbarunya Argentina.6 Dalam pengumuman ini MSCI menilai bahwa turun satu tingkat ke pasar perintis tidak cukup menggambarkan seberapa dalam masalahnya di Indonesia. Karena itu usulannya langsung turun dua tingkat.6

Argentina masuk kelompok itu pada 2021 karena pemerintahnya bertahun-tahun membatasi keluar-masuk uang dari dan ke luar negeri (kontrol modal).7 Untuk Indonesia, MSCI menyebut alasan lain: tidak jelas siapa sebenarnya pemilik banyak saham, dan ada dugaan sejumlah pihak berjual beli secara bersekongkol.1

Berapa uang yang akan keluar, angkanya belum seragam. Analis Mirae Asset memperkirakan dana pasif asing yang keluar sekitar US$3 miliar.8 Angka US$13 miliar yang beredar di media berasal dari perkiraan lama, bukan perkiraan resmi untuk usulan Standalone ini.9 Seorang analis mencatat bahwa porsi saham Indonesia di daftar MSCI untuk Asia Pasifik tanpa Jepang sudah menyusut menjadi sekitar 0,5% pada Agustus.10 Kalau itu benar, sebagian penjualan sudah terjadi lebih dulu.

II. Yang Diminta MSCI

Pada 18 Juni, MSCI menilai 18 hal yang menentukan seberapa mudah investor asing masuk dan keluar pasar saham Indonesia. Hanya satu yang nilainya turun dibanding 2025: keterbukaan informasi, dari nilai baik menjadi buruk.11 Alasannya, kata MSCI, tidak jelas siapa pemilik banyak saham, dan ada tanda jual beli bersekongkol yang membuat harga saham tidak lagi mencerminkan minat pembeli dan penjual yang sebenarnya.11

Dua istilah perlu dijelaskan. Pertama, saham beredar bebas (free float), yaitu bagian saham sebuah perusahaan yang benar-benar bisa dibeli masyarakat. Bayangkan sebuah toko memajang 100 karung beras, padahal 90 karung sebenarnya sudah dipesan pemiliknya sendiri; pembeli hanya bisa membeli 10 karung. Kalau angka saham beredar bebas tidak bisa dipercaya, dana investasi dunia tidak tahu berapa banyak yang boleh mereka beli. Kedua, jual beli bersekongkol (perdagangan terkoordinasi), yaitu beberapa pihak bertransaksi serempak, seperti beberapa pedagang di pasar yang sepakat saling membeli dagangan sendiri supaya terlihat ramai dan harganya naik, padahal tidak ada pembeli sungguhan.

Pada Oktober permintaan MSCI makin rinci. MSCI meminta bukti bahwa pelaku jual beli bersekongkol dan pelaku yang memalsukan angka saham beredar bebas benar-benar ditindak, tidak hanya di saham-saham terbesar atau saham yang sudah diberi tanda. MSCI juga meminta data saham beredar bebas yang bisa dipercaya untuk seluruh saham di bursa, serta pengawasan dan penindakan yang terus berjalan, tidak hanya pada saham-saham terbesar.12 Pada Mei, MSCI sudah mengeluarkan sejumlah perusahaan dari daftarnya, kebanyakan perusahaan yang terkait kelompok usaha besar (konglomerat).13

Utang negara, nilai tukar rupiah, dan anggaran makan bergizi gratis tidak ada di daftar permintaan itu. Ada satu catatan tentang mata uang asing: belum ada pasar jual beli rupiah di luar negeri yang berjalan baik, dan masih ada hambatan di pasar mata uang asing di dalam negeri.14

III. Dari Pembekuan ke Usulan Turun Kelas

Peringatan pertama datang pada 27 Januari. MSCI membekukan sejumlah perubahan pada daftarnya untuk saham Indonesia, termasuk rencana menambah porsi saham Indonesia yang boleh dibeli investor asing dan perubahan jumlah saham.15 Pada 28 dan 29 Januari perdagangan di bursa dihentikan sementara dua hari berturut-turut.16 Pada 30 Januari Direktur Utama BEI mengundurkan diri.17 Enam hari kemudian, 5 Februari, lembaga pemeringkat Moody's mengubah pandangannya terhadap utang Indonesia menjadi negatif.18

Pada 24 Juni MSCI tetap memasukkan Indonesia di kelompok pasar berkembang. MSCI mengakui perbaikan keterbukaan yang sudah dilakukan sebagai langkah ke arah yang benar, lalu memberi batas waktu: kalau perbaikannya belum cukup pada peninjauan November, MSCI akan mempertimbangkan menurunkan Indonesia ke pasar perintis.13

MSCI tidak menunggu sampai November. Pada 15 Oktober datang usulan turun ke kelompok Standalone, satu tingkat lebih rendah daripada yang disebut pada Juni.1 Sembilan hari sebelumnya, 6 Oktober, FTSE Russell, penyusun daftar saham acuan lain, tetap memasukkan Indonesia di kelompok pasar berkembang tingkat kedua (Secondary Emerging). FTSE Russell juga tidak memasukkan Indonesia ke daftar pantauan (Watch List), dan menunda keputusannya sampai peninjauan Desember.19 Dua penyusun daftar, dua keputusan berbeda dalam bulan yang sama.

Pagi ini perdagangan dihentikan untuk ketiga kalinya sepanjang 2026.20 Dari peringatan pertama sampai usulan turun ke kelompok terendah: kurang dari sembilan bulan.

Sembilan Bulan dari Peringatan ke Usulan Turun Kelas

Ketuk satu baris untuk melihat sumbernya.

Sumber: [1], [3], [13], [15], [16], [17], [18], [19], [47]

IV. Yang Sudah Diumumkan, Yang Belum Terbukti

Pemerintah dan otoritas bursa sudah mengumumkan banyak langkah. Pemegang saham di atas 1% wajib diumumkan namanya. Jenis-jenis investor dicatat lebih rinci. Saham yang kepemilikannya terpusat pada segelintir pihak dimasukkan ke daftar khusus (High Shareholding Concentration, HSC). Batas minimal saham beredar bebas akan dinaikkan bertahap dari 7,5% menjadi 15%.12 Sejak 28 September, harga terendah sebuah saham boleh turun dari Rp50 menjadi Rp1. Sejak awal Oktober, jual kosong (short selling) dibuka untuk saham pilihan. Jual kosong artinya meminjam saham, menjualnya sekarang, lalu membelinya kembali nanti untuk dikembalikan, dengan harapan harganya sudah turun.19 BEI menyebut langkah-langkah itu nyata, dan akan meminta MSCI menjelaskan dasar penilaiannya.5 OJK menyatakan menghormati pandangan MSCI dan berkomitmen memperkuat penegakan hukum di pasar modal secara konsisten dan berkelanjutan.49

MSCI sudah menjawab hal itu pada Juni. Pengumuman-pengumuman itu langkah ke arah yang benar, tetapi bagi investor besar seperti dana pensiun dan dana investasi, yang menentukan adalah apakah aturannya dijalankan terus-menerus dan hasilnya terlihat di seluruh pasar.13 Pada Oktober, para pelaku pasar menyampaikan kepada MSCI bahwa perbaikan yang cukup belum terlihat secara konsisten.21

Catatan penindakannya begini. Antara 2022 dan Januari 2026, OJK menjatuhkan denda karena permainan harga saham sebesar Rp240,65 miliar kepada 151 pihak. Empat puluh dua perkara pidana pasar modal masih diperiksa, 32 di antaranya diduga permainan harga, dan baru lima perkara yang putusannya sudah tidak bisa digugat lagi.22 Pada 20 Februari OJK mendenda empat pihak sebesar Rp11,05 miliar, untuk pelanggaran yang terjadi antara 2016 dan 2022.23

Menurut pelaku pasar yang dikutip MSCI, masalahnya ada di tahap penindakan. Alat pemantaunya sudah ada: data pemegang saham di atas 1% dan daftar HSC. Tetapi dari data itu belum terlihat sanksi yang dijatuhkan dengan cepat. Denda bulan Februari, misalnya, baru jatuh empat sampai sepuluh tahun setelah pelanggarannya terjadi. Ini seperti kamera tilang yang merekam setiap pelanggaran, tetapi surat tilangnya baru sampai bertahun-tahun kemudian.

Pada Juni, esai Negara Tanpa Alarm menulis tentang tanda bahaya yang sudah terlihat, tetapi tidak diikuti tindakan yang sudah diatur. Kali ini yang meminta tindakan itu dijalankan adalah penyusun daftar saham dari luar negeri.

Yang Diumumkan, Yang Diminta MSCI

Ketuk satu baris untuk melihat sumbernya.

Sumber: [12], [22], [23]

V. Pasar yang Sudah Lama Melemah

Nilai seluruh saham di BEI (kapitalisasi pasar), yaitu harga semua saham kalau dijumlahkan, seperti harga seluruh rumah di satu kompleks kalau dihitung dengan harga hari ini, tercatat Rp16.014 triliun pada 2 Januari.24 Pada penutupan Kamis, 15 Oktober, nilainya Rp10.298 triliun.25 Pada akhir sesi pertama hari itu, Rp9.246 triliun, dengan 771 saham turun harganya dan hanya 14 yang naik.26 Saat bursa tutup, nilainya Rp9.176,78 triliun.47 Sejak awal tahun sekitar Rp6.837 triliun hilang, dan dalam sehari itu saja sekitar Rp1.121 triliun (hitungan saya dari angka penutupan). Menurut Bloomberg Technoz, penjualan bersih saham oleh investor asing sejak awal tahun sudah lebih dari Rp110 triliun, terbesar sejak 1998.50

Rp6.837 Triliun Sejak 2 Januari

Ketuk satu baris untuk melihat sumbernya.

Sumber: [24], [25], [47]

Dalam rupiah, kehilangan dalam sehari ini sangat besar; angka pembanding harian dari BEI belum saya temukan. Dalam persen, kejadian seperti ini pernah terjadi:

HariPenurunan IHSGCatatan
8 Januari 199811,95%48Rekor penurunan harian
8 Oktober 2008sekitar 10%27Bursa ditutup sampai 13 Oktober
9 Maret 20206,58%28Awal pandemi
16 Oktober 202611,57%47Saat penutupan; di akhir sesi pertama 10,76%26

Penurunan 16 Oktober lebih dalam daripada 2008, dan hanya sedikit di bawah rekor 8 Januari 1998.48

Perjalanan IHSG beberapa tahun terakhir:

TanggalIHSGPeristiwa
18 April 20135.00029Pertama kali melewati 5.000
14 Januari 20269.032,5830Pertama kali ditutup di atas 9.000
20 Januari 20269.174,47 (ditutup 9.134,70)45,46Puncak tertinggi sepanjang masa
8 Juni 20265.34231Turun 4,52% dalam sehari
16 Oktober 20265.185,11 (penutupan)47Turun 11,57% dalam sehari; sekitar 43% di bawah puncak 20 Januari

Dari 5.000 ke 9.000 butuh hampir tiga belas tahun. Dari 9.000 kembali ke sekitar 5.300 hanya butuh kurang dari lima bulan. Saat bursa tutup, IHSG masih di atas 5.000.

Dua lembaga pemeringkat utang sudah memberi tanda bahaya lebih dulu. Lembaga pemeringkat menilai seberapa aman meminjamkan uang kepada sebuah negara, mirip rapor yang dibaca para pemberi pinjaman. Moody's mengubah pandangannya (outlook) terhadap utang Indonesia menjadi negatif pada 5 Februari. Artinya nilainya belum turun, tetapi ada peringatan bahwa nilainya bisa turun. Alasannya, menurut Moody's, kebijakan pemerintah makin sulit ditebak.18 Bloomberg, yang dikutip Ipotnews, mengaitkan keputusan itu dengan penjualan besar-besaran saham sepekan sebelumnya.33 Fitch mengambil langkah serupa pada awal Maret.34 Pada Juli Moody's menyebut risikonya makin besar karena subsidi energi dan pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia; S&P tetap mempertahankan pandangan stabil.35

Para analis menyebut daftar yang lebih panjang tentang hal-hal yang membuat investor makin khawatir: biaya makan bergizi gratis, peran Danantara dan BUMN, pembatasan ekspor komoditas, kebebasan Bank Indonesia dari campur tangan pemerintah, dan pergantian pejabat di bidang ekonomi.36 Majalah The Economist menambahkan koperasi desa sebagai program yang bisa memberatkan keuangan negara.37 Seorang manajer investasi mengatakan bahwa investor bisa menerima kebijakan yang hati-hati maupun yang berani; yang sulit mereka terima adalah kebijakan yang tidak bisa ditebak.36 Tidak satu pun dari daftar itu disebut dalam pengumuman MSCI.

Dua hal ini terpisah. Usulan MSCI menyangkut cara kerja pasar saham, sedangkan kepercayaan investor menyangkut arah kebijakan pemerintah. Ketika investor sudah ragu pada arah kebijakan, mereka tidak punya alasan untuk bertahan saat kabar buruk tentang cara kerja pasar sahamnya sendiri datang. Itu penafsiran saya, bukan temuan MSCI. MSCI memicu. Kepercayaan menentukan seberapa dalam jatuhnya.

Angka anggaran negara sendiri tidak menunjukkan krisis:

Anggaran negara 2026Angka
Kekurangan anggaran (defisit) sampai SeptemberRp319 triliun, atau 1,24% dari nilai ekonomi nasional (PDB)38
Pendapatan dikurangi belanja, tanpa menghitung bunga utang (keseimbangan primer)Lebih Rp125,5 triliun38
Perkiraan defisit akhir tahun menurut Menteri KeuanganSekitar 2,8% PDB38
Anggaran makan bergizi gratis yang sudah terpakai sampai JuniRp101,1 triliun dari jatah Rp335 triliun39

Keseimbangan primer yang lebih itu mirip keluarga yang gajinya masih cukup untuk belanja bulanan, hanya cicilan bunga utangnya yang belum tertutup. Tetapi pada 8 Oktober Kementerian Keuangan meminta kementerian dan lembaga memangkas 30% sisa anggaran perjalanan dinas, dan sebuah tajuk rencana bertanya mengapa penghematan mendadak itu perlu kalau defisitnya sesuai rencana.40

Kepala pengawas pasar modal OJK mengatakan pada 8 Oktober bahwa turunnya IHSG ke sekitar 5.000-an sudah diperkirakan sejak Februari, sebagai penyesuaian akibat pembenahan bursa.25 Angka itu memang sudah dekat. Yang belum diperkirakan, atau setidaknya belum diucapkan, adalah usulan MSCI menurunkan Indonesia ke kelompok terendah.

Pada 9 Juni, dalam esai tentang hari ketika IHSG naik 7,52%, saya menandai 23 Juni sebagai tanggal yang perlu diperhatikan. MSCI tidak menurunkan status Indonesia hari itu. MSCI menunda sampai November, lalu datang dengan usulan yang lebih keras pada Oktober.

VI. Tiga Puluh Menit Itu

BEI mencatat 21.037.426 investor pasar modal pada akhir Januari 2026.41 Sampai pertengahan April, bertambah 5.773.486 investor baru, dihitung dari nomor identitas tunggal investor (Single Investor Identification, SID), atau rata-rata sekitar 50.600 orang per hari.42 Jutaan orang membuka rekening saham pada tahun ketika IHSG turun sekitar 40%, dari 8.646,94 pada penutupan 2025 ke 5.185 pada 16 Oktober (hitungan saya).43,47 Angka itu tidak memberi tahu berapa banyak dari mereka yang membeli ketika IHSG masih di atas 8.000.

Surel dari perusahaan sekuritas pagi itu tidak menyebut MSCI, tidak menyebut saham beredar bebas, dan tidak menyebut siapa pemilik saham mana pun. Surel itu hanya menjelaskan aturan penghentian sementara, lalu mengingatkan bahwa pesanan yang belum menemukan pasangannya masih bisa dibatalkan.

Aturan penghentian sementara itu bekerja. Perdagangan berhenti tepat pada batas yang tertulis, dan dibuka lagi tiga puluh menit kemudian. Yang tidak bisa dijawab oleh aturan itu adalah pertanyaan MSCI: siapa pemilik saham-saham itu, berapa yang benar-benar bisa dibeli masyarakat, dan harga mana yang terbentuk dari minat beli yang sungguhan.

Masa konsultasi masih terbuka sekitar enam setengah bulan lagi. Di antaranya ada peninjauan MSCI bulan November dan peninjauan FTSE Russell bulan Desember.13,44 Selama itu para pelaku pasar akan melihat apakah daftar HSC dan data pemegang saham di atas 1% benar-benar berujung pada perkara yang sampai ke putusan pengadilan.

Surel itu masih ada di kotak masuk teman saya. Satu kalimatnya masih berlaku sampai hari ini: pesanan yang belum menemukan pasangannya tetap tersimpan di sistem.

Layar itu berhenti tiga puluh menit.
Angka-angkanya tetap di tempat.
Pesanan masih di dalam kotaknya.
Seseorang masih memegang ponsel.
Lalu jam berjalan lagi.

Yang ditagih MSCI adalah satu hal yang tidak bisa diumumkan: bukti.

Esai ini ditulis ketika bursa masih buka; angkanya diperbarui sesudah penutupan pada 17 Oktober 2026. Sebagian tafsir di atas bisa keliru.

Wallahu a'lam bishshawab.

Referensi

[1] The Jakarta Post (Reuters), MSCI weighs downgrading Indonesia to standalone-market status, 16 Oktober 2026. http://www.thejakartapost.com/business/2026/10/16/msci-weighs-downgrading-indonesia-to-standalone-market-status

[2] ANTARA, IHSG dibuka turun 8 persen, BEI hentikan sementara perdagangan saham, 16 Oktober 2026. https://www.antaranews.com/berita/5790465/ihsg-dibuka-turun-8-persen-bei-hentikan-sementara-perdagangan-saham

[3] Investor.id, Trading Halt IHSG Dicabut, 16 Oktober 2026. https://investor.id/market/458226/trading-halt-ihsg-dicabut

[4] Katadata, IHSG Anjlok 11,29% usai Rilis MSCI, Adakah Potensi Lanjut Trading Halt Kedua?, 16 Oktober 2026. https://katadata.co.id/finansial/bursa/6ad19b2d965d0/ihsg-anjlok-11-29-usai-rilis-msci-adakah-potensi-lanjut-trading-halt-kedua

[5] Media Indonesia, BEI Respons Usulan MSCI Jadikan Indonesia Standalone Market, 16 Oktober 2026. https://mediaindonesia.com/ekonomi/945084/bei-respons-usulan-msci-jadikan-indonesia-standalone-market

[6] MarketScreener (Reuters), MSCI gets set to remove Indonesia from global indexes, 16 Oktober 2026. https://www.marketscreener.com/news/msci-weighs-downgrading-indonesia-to-standalone-market-status-ce785dd3d181f121

[7] O'Farrell & Asociados, Argentina was reclassified as MSCI Standalone Market by MSCI, Juni 2021. https://www.estudio-ofarrell.com/en/argentina-was-reclassified-as-msci-standalone-market-by-msci

[8] Kontan, Indonesia Terancam Masuk Standalone, Dana Asing Diprediksi Menguap US$ 3 Miliar, 16 Oktober 2026. https://investasi.kontan.co.id/news/indonesia-terancam-masuk-standalone-dana-asing-diprediksi-menguap-us-3-miliar

[9] Ajaib, MSCI Usulkan Indonesia Beralih dari Emerging Market ke Standalone Market, Keputusan Juni 2027, 16 Oktober 2026. https://ajaib.co.id/belajar/berita/msci-usulkan-indonesia-beralih-dari-emerging-market-ke-standalone-market

[10] Bisnis.com, Analis Blak-blakan Nasib IHSG di Oktober, Mampu Ditutup Menguat?, 7 Oktober 2026. https://market.bisnis.com/read/20261007/189/2010363/analis-blak-blakan-nasib-ihsg-di-oktober-mampu-ditutup-menguat

[11] IDNFinancials, MSCI cuts Indonesia transparency score ahead of market review, 18 Juni 2026. https://www.idnfinancials.com/news/64942/msci-cuts-indonesia-transparency-score-ahead-of-market-review

[12] Securities.io, MSCI Consults on Moving Indonesia Indexes to Standalone Market Status, 16 Oktober 2026. https://www.securities.io/msci-consults-on-moving-indonesia-indexes-to-standalone-market-status/

[13] Reuters via Malay Mail, Reprieve for Indonesia as MSCI delays emerging markets downgrade decision to November, 24 Juni 2026. https://www.malaymail.com/news/money/2026/06/24/reprieve-for-indonesia-as-msci-delays-emerging-markets-downgrade-decision-to-november/224921

[14] Investing.com, MSCI flags Indonesia transparency concerns in market review, 18 Juni 2026. https://www.investing.com/news/stock-market-news/msci-flags-indonesia-transparency-concerns-in-market-review-93CH-4751003

[15] MSCI, Results of Consultation on Free Float Assessment of Indonesian Securities, 27 Januari 2026. https://app2.msci.com/webapp/index_ann/DocGet?pub_key=4YgVKowBJiE%3D&lang=en&format=html

[16] Kontan, IHSG Trading Halt 30 Menit, Cek Jadwal Pembukaan Perdagangan Kembali, 29 Januari 2026. https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-trading-halt-30-menit-cek-jadwal-pembukaan-perdagangan-kembali

[17] KabarBursa, INFOGRAFIS Bos BEI Mundur, Trading Halt Dua Kali, 30 Januari 2026. https://www.kabarbursa.com/infografis/infografis-bos-bei-mundur-trading-halt-dua-kali

[18] IDNFinancials, Moody's Ratings cuts Indonesia's outlook from stable to negative, 5 Februari 2026. https://www.idnfinancials.com/news/61106/moodys-ratings-cuts-indonesias-outlook-from-stable-to-negative

[19] Kompas, FTSE Pertahankan Pasar Indonesia di "Emerging Market", 7 Oktober 2026. https://www.kompas.id/artikel/ftse-pertahankan-pasar-indonesia-di-emerging-market

[20] Periskop, Trading Halt IHSG Tiga Kali pada 2026, MSCI Kembali Guncang Bursa, 16 Oktober 2026. https://periskop.id/pasar-modal/20261016/trading-halt-ihsg-tiga-kali-pada-2026-msci-kembali-guncang-bursa

[21] Detik, MSCI Berpotensi Turunkan Status Pasar Modal RI, Ini Alasannya, 16 Oktober 2026. https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8709455/msci-berpotensi-turunkan-status-pasar-modal-ri-ini-alasannya

[22] Neraca, Perang Melawan Praktek Goreng Saham: OJK Jatuhkan Denda Rp240,6 miliar ke 151 Pelaku, 9 Februari 2026. https://www.neraca.co.id/article/232829/perang-melawan-praktek-goreng-saham-ojk-jatuhkan-denda-rp2406-miliar-ke-151-pelaku

[23] Detik, Daftar Pelaku Goreng Saham yang Dihukum Berat OJK, 20 Februari 2026. https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8365181/daftar-pelaku-goreng-saham-yang-dihukum-berat-ojk

[24] Bisnis.com, Market Cap Pasar Modal Indonesia Tinggalkan Level Rp10.000 Triliun, 5 Juni 2026. https://market.bisnis.com/read/20260606/7/1978845/market-cap-pasar-modal-indonesia-tinggalkan-level-rp10000-triliun

[25] Rakyat Merdeka (RM.id), IHSG Kembali Jatuh, 16 Oktober 2026. https://rm.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/330352/ihsg-kembali-jatuh

[26] CNN Indonesia, IHSG Terperosok 10,76 Persen ke 5.233 di Tengah Sentimen MSCI, 16 Oktober 2026. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20261016121617-92-1416094/ihsg-terperosok-1076-persen-ke-5233-di-tengah-sentimen-msci

[27] Beritasatu, Sejarah Anjloknya IHSG, Indeks Saham Terparah Pernah Turun 10 Persen, diakses 16 Oktober 2026. https://www.beritasatu.com/ekonomi/2878004/sejarah-anjloknya-ihsg-indeks-saham-terparah-pernah-turun-10-persen

[28] Suar.id, Belajar dari Sejarah, Ke Mana Arah IHSG dan Pasar Modal Setelah Badai 2026?, 5 Mei 2026. https://www.suar.id/belajar-dari-sejarah-ke-mana-arah-ihsg-dan-pasar-modal-setelah-badai-2026/

[29] Bisnis.com, IHSG Jeda Siang Akhirnya Tembus 5.000, 18 April 2013. https://market.bisnis.com/read/20130418/7/9448/ihsg-jeda-siang-akhirnya-tembus-5000

[30] Liputan6, IHSG Tembus Rekor Baru di 9.032, Ini Kata BEI, 15 Januari 2026. https://www.liputan6.com/saham/read/6257718/ihsg-tembus-rekor-baru-di-9032-ini-kata-bei

[31] Pasardana, Ditutup di Level 5.342, IHSG Senin Melemah 4,52 Persen, 8 Juni 2026. https://pasardana.id/news/2026/6/8/ditutup-di-level-5-342-ihsg-senin-melemah-4-52-persen

[32] Universitas Muhammadiyah Malang (data Refinitiv), IHSG Kembali ke Level Era Pandemi, Pasar Saham Indonesia Dibayangi Evaluasi MSCI, 16 Oktober 2026. https://umm.ac.id/ihsg-kembali-ke-level-era-pandemi-pasar-saham-indonesia-dibayangi-evaluasi-msci/

[33] Ipotnews (Bloomberg), Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia Menjadi Negatif, Pertahankan Rating Baa2, 5 Februari 2026. https://www.indopremier.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=Moody&news_id=212963&group_news=IPOTNEWS&news_date=&taging_subtype=ECONOMICS&name=&search=y_general&q=rating+Indonesia%2C+Moody%3Bs+rating%2C+kebijakan+fiskal%2C+kebijakan+moneter%2C&halaman=1

[34] Bloomberg Technoz, Rangkuman Catatan Fitch & Moody's yang Sebabkan Outlook RI Turun, 6 Maret 2026. https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/101952/rangkuman-catatan-fitch-moody-s-yang-sebabkan-outlook-ri-turun

[35] IDNFinancials, Moody's soroti risiko fiskal dan ketidakpastian kebijakan RI, 21 Juli 2026. https://www.idnfinancials.com/id/news/66337/moodys-soroti-risiko-fiskal-dan-ketidakpastian-kebijakan-ri

[36] Kontan, Kepercayaan Investor Melemah Selama Pemerintahan Prabowo, IHSG Bisa ke Bawah 6.000, diakses 16 Oktober 2026. https://investasi.kontan.co.id/news/kepercayaan-investor-melemah-selama-pemerintahan-prabowo-ihsg-bisa-ke-bawah-6000

[37] IDN Times, Media Asing Soroti Arah Kebijakan Prabowo, Sebut Alami Kemunduran, 15 Mei 2026. https://www.idntimes.com/news/world/media-asing-soroti-arah-kebijakan-prabowo-sebut-alami-kemunduran-00-84mpg-n09nq1

[38] Fortune IDN, APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Klaim Masih On-Track, 9 Oktober 2026. https://www.fortuneidn.com/news/apbn-september-2026-defisit-rp319-triliun-menkeu-klaim-masih-on-track-00-my5jv-0tlf92

[39] Fortune IDN, MBG Habis Rp101,1 Triliun, Purbaya Pastikan Pengelolaan APBN Prudent, 3 Agustus 2026. https://www.fortuneidn.com/news/mbg-habis-rp101-1-triliun-purbaya-pastikan-pengelolaan-apbn-prudent-00-ccw2k-crdxx1

[40] KabarBursa, Editorial: Ilusi On-Track APBN di Tengah Sinyal Pengereman Fiskal, 13 Oktober 2026. https://www.kabarbursa.com/editorial/editorial-ilusi-on-track-apbn-di-tengah-sinyal-pengereman-fiskal

[41] Bisnis.com, IHSG Sepekan Ambles 6,94%, Kapitalisasi Pasar Menguap Rp1.198 Triliun, 31 Januari 2026. https://market.bisnis.com/read/20260131/7/1948828/ihsg-sepekan-ambles-694-kapitalisasi-pasar-menguap-rp1198-triliun

[42] Bisnis.com, IHSG Longsor 6,61%, Market Cap Rp899 Triliun Lenyap dalam Sepekan, 25 April 2026. https://market.bisnis.com/read/20260425/7/1969255/ihsg-longsor-661-market-cap-rp899-triliun-lenyap-dalam-sepekan

[43] Bisnis.com, IHSG Ditutup Kinclong ke Level 8.646,94 pada Akhir 2025, 30 Desember 2025. https://market.bisnis.com/read/20251230/7/1940522/ihsg-ditutup-kinclong-ke-level-864694-pada-akhir-2025

[44] Monitor Indonesia, FTSE Russell Pertahankan RI di Secondary Emerging, Tak Masuk Watch List, 7 Oktober 2026. https://monitorindonesia.com/ekonomi/read/2026/10/636279/ftse-russell-pertahankan-ri-di-secondary-emerging-market-tak-masuk-watch-list

[45] Periskop, IHSG Hari Ini 20 Januari 2026 Naik Tipis ke Rekor Baru Sepanjang Masa, 20 Januari 2026. https://periskop.id/saham/20260120/ihsg-hari-ini-20-januari-2026-naik-tipis-ke-rekor-baru-sepanjang-masa

[46] Investor.id, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru, 5 Saham Melesat di Atas 25%, 20 Januari 2026. https://investor.id/market/425325/ihsg-cetak-rekor-tertinggi-baru-5-saham-melesat-di-atas-25

[47] StockWatch (data RTI Business), Jumat Kelabu (16/10/2026), IHSG Terjun Bebas 11,57% ke 5.185,105, 16 Oktober 2026. https://stockwatch.id/jumat-kelabu-16-10-2026-ihsg-terjun-bebas-1157-ke-5-185105/

[48] Okezone, IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen ke Level 5.185, Terdalam sejak 1998, 16 Oktober 2026. https://economy.okezone.com/read/2026/10/16/278/3248365/ihsg-ditutup-anjlok-11-persen-ke-level-5-185-terdalam-sejak-1998

[49] ANTARA, OJK hormati pandangan MSCI dan tindak lanjuti masukan atas bursa RI, 16 Oktober 2026. https://www.antaranews.com/berita/5790533/ojk-hormati-pandangan-msci-dan-tindak-lanjuti-masukan-atas-bursa-ri

[50] Bloomberg Technoz, Penyebab IHSG Ditutup Melemah di 5.185, 16 Oktober 2026. https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/124881/penyebab-ihsg-ditutup-melemah-di-5-185